Senin, 10 Agustus 2009

INI BARU MENYEDIHKAN

Pada suatu hari ketika matahari tepat di atas kepala, bermainlah anak-anak di suatu perkampungan,
Namanya juga anak-anak, maka wajarlah kalo ada keributan sedikit. Seperti biasanya Anton, Ajo dan Bengkong yang merupakan teman sepermainan bermain di halaman Sekolah Dasar dekat rumahnya.
Ketika sedang asik bermain tiba-tiba Bengkong menangis dengan serunya, kemudian:
Anton bertanya “Kenapa Kong kok cengeng gitu, Jangan kaya cewe dong?!”
Ajo melajutkan ” iya, ga ada angin gak ada hujan kok nangis?”
Bengkong menjawab ”Kalian ini bagaimana, aku lagi sedih malah diejek kaya gitu, dasar teman gak berguna.”
Ajo bertanya “ hahaha…Iya maaf?, tapi kenapa kok nangis gitu?”
Bengkong menjawab ” Gini lho, Bapak aku baru masuk penjara dengan alasan pencemaran nama baik.”
Anton bersuara “ Jangan bohong ya..Lho kok bisa Kong?
Bengkong “ Iya, kan bulan kemarin bapak ikut penyuluhan tentang tatacara memberantas hama tanaman dengan obat impor dari luar negeri, katanya gitu…”
Ajo memotong ” Yaiyalah, namanya impor ya dari luar negeri, masa dari Glodok.hahaha”
Anton berkata ”Jangan gitu Jo, gak sopan memotong pembicaraan orang lain. Udah lanjutin Kong!”protes Anton.
Benkong ”Ketika selesai penyuluhan, panitia menganjurkan untuk membeli obat pembasmi hama yang disosialisasikan tersebut. Dengan semangat dan tanpa pikir panjang Bapak langsung membelinya, karena yang menjual produk ini adalah suatu lembaga yang dipercaya.”
Melanjutkan cerita Bengkong tadi, ternyata setelah membeli obat tersebut, Ayah Bengkong langsung mempraktekannya ditanaman padi miliknya. Mengingat banyaknya hama di tanaman padi miliknya, Ayah Bengkong sangat bersemangat meracuni hama yang merusak padi di sawah.
Pada esok harinya, dengan menggunakan sepeda kumbangnya dia pergi ke sawah dan sangat ingin melihat hasil obat impornya tersebut. Sungguh kaget bukan main ketika dia melihat padinya semua menguning, bukan karna akan dipanen tetapi mati kering. Dengan sangat marah dia mengayunkan sabitnya dan menebangi tanaman padinya.
Keesokan harinya, Ayah bengkong ini curhat kepada teman-temannya sesama petani melalui facebook dan blog yang dibuatnya, canggih ya? wajar karena petani sekarang dituntut cerdas dan tidak gaptek, supaya tidak gampang diperalat,hahaha.
Curhatan ayah ini dengan sengaja didengar oleh anggota panitia penyuluhan dan segera melaporkan ke pihak yang berwajib dan segera memenjarakannya.
Itulah sebabnya ayah bengkong dipenjara.
Ajo berkata ”Hebat juga ya Bapak kamu, Bisa main facebook dan buat blog.”
Anton menjawab ” Yaiyalah, internetkan bisa mencari kambing kita yang hilang,hehehe.”
Bengkong “ Kalian ini memang gak bisa diajak serius ya, bapak dipenjara, ibu sakit, adik makannya banyak, mana sawah gagal panen dan dituduh yang bukan-bukan pula, sungguh terlalu.
Ajo menjawab “ Aku gak mau komentar ah, nanti dipenjara karna pencemaran nama baik,hehehe.”
Anton berkata “ Kasian banget kamu Kong, tapi ada yang lebih menyedihkan.”
Ajo bertanya “ Apa?”
Anton Menjawab “MBAH SURIP MENINGGAL DUNIA, I LOVE YOU FULL.HAHAHAHA…!”
Ajo dan Bengkong “HAHAHAHAHA….. I LOVE YOU FULL….AMPUN PEMERINTAH…!” Mereka serentak tertawa.
Itulah mereka yang selalu ceria dan bergembira, sesuatu yang menyedihkan harus diatasi dengan sesuatu yang menggembirakan.

Inspirasi by: Prita M dan Mbah Surip yang Fenomenal.
Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan nama dan cerita dalam kisah ini kami mohon maaf.


Untuk yang ingin beskomentar atau berdiskusi, silahkan tinggalkan pendapat anda di dalam kotak yang telah disediakan di bawah ini...!!!

0 komentar:

Posting Komentar

 

Cari Tahu...

BUKU TAMU


ShoutMix chat widget

Daftar Buku

  • DASAR-DASAR MANAJEMEN-YAYAT M HERUJITO
  • MANAJEMEN JILID II EDISI BAHASA INDONESIA- STONER&FREEMAN
  • METODE STATISTIKA UNTUK BISNIS&EKONOMI-Sugiarto
  • PENGANTAR TEORI Mikroekonomi EDISI KEDUA-SADONO SUKIRNO

Banner


FORUM DISKUSI Copyright © 2009 Community is Designed by Bie

world.gif Pictures, Images and Photos